Selasa, 07 Mei 2013

Kenaikan BBM (Subsidi BBM)


            
        BBM (Bahan Bakar Minyak) tidak dipungkiri lagi adalah sumber energi yang paling dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Hal ini menjadi problema tersendiri karena masalah harga. Ya, BBM bersubsidi menjadi dambaan kebanyakan masyarakat saat ini, tapi sangat tidak tepat dan sangat berdampak buruk bagi perekonomian di Indonesia, (#menurut saya). Memang saya bukanlah ahli ekonomi, bukan ahli BBM, bukan juga ahli politik atau semacamnya, tapi saya hanya seorang biasa yang cuma berpikir menurut logika saya dari keadaan yang sedang berlangsung, berikut adalah hasil pemikiran saya.
      Pertama, awalnya subsidi BBM terjadi pada masa orde baru, pada masa itu Indonesia masih menjadi negara pemasok minyak mentah dan konsumsi minyak dalam negeri juga lebih kecil dibanding produksinya, saya kira wajarlah jika pemerintah pada saat itu memberikan subsidi kepada masyarakatnya. Namun kondisi saat ini sangatlah berbeda pada waktu itu. Produksi minyak mentah saat ini semakin menurun sementara konsumsi minyak dalam negeri semakin bertambah sehingga membuat Indonesia harus mengimpor untuk menutupi kekurangan yang ada. Dan sialnya harga minyak dunia semakin tinggi, mungkin dulu (saat Indonesia menjadi pengekspor minyak) sangat menguntungkan. Karena impor inilah subsidi BBM akan sangat merugikan perekonomian di Indonesia.
       Kedua, di kondisi BBM tersubsidi saat ini “Siapakah penikmatnya?” tentu saja seluruh masyarakat Indonesia bukan, nah apakah pantas orang yang punya 2 atau lebih kendaraan beroda empat dengan harta melimpah mendapatkan subsidi dari pemerintah, sementara masyarakt kecil yang bahkan tidak memiliki kendaraan bermotor sekalipun tidak menikmati susidi pemerintah tersebut, Nah seharusnya yang di subsidi itu adalah masyarakatnya yang kurang mampu bukan BBMnya. Agar tepat, efektif dan efisien.  Bagaimana menurut anda? Adilkah? Yah itulah yang terjadi saat ini.
       Ketiga, mari coba kita pikir secara logika sederhana apa yang akan terjadi jika subsidi BBM dihilangkan atau efek bagi masyarakat. Sebagai contoh saya analogikan seperti ini. “Seorang pedagang apel saat BBM seharga 2000 rupiah dia menghabiskan modal sebesar 50.000 /10 kg apel dan biaya akomodasi sebesar 2000 untuk sekali membeli apel dari pengepul. Nah berarti pedagang tersebut membutuhkan modal sebesar 52.000 untuk 10 Kg apel atau 5200/Kg, katakanlah si pedagang ingin untung 500/kg maka menjualnya dengan harga 5700/kg. Masih untung 500/kg saat harga BBM masih 2000, bagaimana ketika harga BBM menjadi 4500, ini yang terjadi. Karena harga BBM naik, apel dari pengepul sekarang naik menjadi 60.000/10 kg dan biaya akomodasi menjadi 4500, maka modal yang di butuhkan saat ini adalah 64.500/10kg atau 6450/kg apel, pasti si penjual akan menaikan harganya donk jika dia tetap ingin untung 500 atau lebih krn harga sembako jg ikut naik berarti dia akan menjualnya dengan harga 6950/kg atau lebih dri itu, nah sebenarnya pedagang disini juga tidak begitu terpengaruh oleh kenaikan BBM, mungkin yang terpengaruh adalah konsumen,  misalkan si konsumen adalah karyawan, pns, atau apalah mereka tidak bisa seenaknya menaikkan pendapatan donk karena mereka akan meminta kenaikan gaji atas kenaikan BBM seperti yang terjadi beberapa tahun yang lalu”. Berkaca dari pengurangan subsidi BBM beberapa tahun yang lalu, banyak orang yang tidak setuju dengan hal itu, tapi saat hal itu benar-benar terjadi akhirnya para karjawan, pns dan buruh meminta kenaikan gaji, para pedagang menaikan harga dagangannya untuk mengimbangi harga BBM yang memang mempengaruhi segala aspek kebutuhan pokok masyarakat. Dan sekarang hasilnya juga baik-baik saja seperti tidak ada apa-apa atas kenaikan BBM beberapa tahun yang lalu, masyarakat sudah bisa mengatasinya dan beradaptasi dengan berbagai hal tersebut. Nah kira-kira juga ini yang akan terjadi jika memang nantinya subsidi BBM benar-benar di cabut 100% (dan saya harap seperti itu) masyarakat akan beradaptasi dengan kenaikan tersebut dan tidak akan ada yang dirugikan. Dan uang negara yang sebelumnya digunakan untuk subsidi bbm akan di alihkan ke hal lain.
       Keempat, nah apa efeknya jika harga subsidi di cabut bagi perekonomian Indonesia, sudah pasti Indonesia tidak akan mengeluarkan biaya Miliyaran bahkan Triliyunan rupiah hanya untuk mensubsidi BBM yang menurut saya tidak tepat itu. Nah uang sebenyak itulah yang bisa digunakan untuk menunjang sektor pendidikan, kesehatan, dan  infrastruktur di Indonesia. Kalau mutu pendidikannya bagus kan nantinya akan banyak orang pintar dan mudah-mudahan banyak orang yang tidak bergantung kepada pemerintah, karena mungkin sudah bisa membuat perusahaan sendiri dan sebagainya. Dan kalau infrastrukturnya bagus kan biaya akomodasi juga jadi lebih murah meskipun BBM harganya naik.
       Kelima, sebenarnya harga BBM tidak semurah itu karena biaya yang terkandung dalam BBM sangat banyak sekali. Dari minyak mentah menjadi minyak yang siap pakai:
·         Biaya pencairan dan pengangkutan ke Kilang (A)
·         Biaya pengolahan (B)
·         Biaya Transportasi (C)
·      Harga BBM = A+B+C+D (Komponen D adalah selisih biaya pokok dengan acuan Pertamina yang diambil dari harga rata-rata dunia. Dalam hal ini dapat dikatakan D adalah profit).
Akibat dari subsidi pemerintah akan membuat APBN terkuras sehingga program pendidikan yang murah tidak akan tercapai dan mungkin akan mengakibatkan ada generasi yang hilang (lost generation). Para orang terdidik (educated people) tahu benar apa itu APBN. Nah sebagai perbandingan, air dalam kemasan yang biaya produksinya ringan dan hanya didistribusikan areal tertentu saja dijual dengan harga Rp. 2000,- sedagkan BBM yang biaya produksinya tinggi hanya dihargai Rp. 4500,- dan lagi daerah sebarannya sangat luas sekali.  BBM yang seharusnya dijual (A+B+C+D) malah dijual Rp. 4500,-. Di jepang harga BBM 70 ribu looo.
       Keenam, namun yang terjadi tidaklah semudah penjelasan saya karena banyak faktor, banyak pihak yang PRO tentang penghapusan subsidi banyak juga yang KONTRA akan hal itu, nah pihak-pihak tertentu atau pelaku politik ini memanfaatkan situasi ini untuk mencuri hati masyarakat dengan tidak menyetujui dihapusnya subsidi yang berimbas perekonomian Indonesia. Anggaran menjadi jebol. Pemerintah mencari pinjaman ke rentenir Internasional. Pemerintah melakukan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan operasional berupa subsidi BBM. Hal ini ibarat sebuah keluarga yang berutang untuk makan, sama sekali tidak sehat dilihat dari sisi ekonomi. Oleh karena itu, adalah paradoks jika di satu sisi menentang pencabutan subsidi BBM, namun di sisi lain mengeluhkan utang negara yang semakin besar. Sayangnya orang-orang mengalami paradoks semacam ini banyak sekali.
       Kesimpulan, maka dari itu marilah kita semua untuk tidak bergantung kepada pemerintah, mari kita berbuat sendiri untuk memperbaiki perekonomian kita sendiri syukur-syukur bisa membantu perekonomian negara kita. Itulah sedikit argumen saya mengenai BBM di Indonesia, saya sadar argumen saya mungkin menimbulkan keberatan dari banyak pihak. Tapi ini hanya logika orang biasa, mungkin orang-orang pintar di pemerintahan sana lebih tahu tentang hal ini. Sekian terimakasih.
Referensi :

Senin, 21 Januari 2013

Menginstall .Net Framework 3.5 di Windows 8 (Offline)


Assalamualaikum Wr. Wb
Halo guys apa kabar?
Kali ini saya akan bicara mengenai Windows 8. Pernahkan anda menemui masalah saat menginstal software atau aplikasi lalu aplikasi tersebut tidak bisa di instal dan malah meminta kita untuk menginstal (dot)Net Framework 3.5. Loh? Padahalkan windows 8 udah make (dot)Net Framework 4.0 kenapa minta yang 3.5. Ya memang betul Windows 8 memakai yang versi 4 tapi ada beberapa aplikasi yang masih membutuhkan versi 3.5 makanya ada beberapa aplikasi yang meminta untuk menginstal .NetFramework 3.5 saat menginstallnya di Windows 8.

Selasa, 06 November 2012

Tutorial Pemrograman C : Sorting (Mengurutkan Data)

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Pada Postingan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang Sorting, Sebelumnya Sorting sendiri itu apa, Nah Sorting dapat diartikan sebagai pengurutan suatu data di dalam sekumpulan data yang tidak terurut.

Jadi misalkan kita punya data {1,5,6,8,9,9,3,5,6,7,8} maka ini bisa diurutkan dari nilai yang paling tinggi ke rendah atau sebaliknya seperti ini {9,9,8,8,7,6,6,5,5,3,1} atau seperti ini {1,3,5,5,6,6,7,8,8,9,9}. dengan cara mengecek satu persatu tentunya. langsung aja cekidot di video tutorial dan source code di bawah ini :

Minggu, 04 November 2012

Tutorial Pemrograman C : Array 2 Dimensi

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Pada postingan kali ini akan saya jelaskan sedikit mengenai penggunaan Array 2 Dimensi melalui video tutorial, langsung aja cek video di bawah ini,, cimwiiuu

link video : http://youtu.be/G79C_8E7y8E
Source Code :

Kamis, 01 November 2012

Tutorial Pemrograman C : Membalikkan Kata


Assalamu'alaikum
pada postingan kali ini saya akan mencoba menjelaska mengenai membalik kata, jadi kata yang kita inputkan nantinya akan di balik oleh program, contoh : makan --> nakam.
oke langsung saja tutorial video ada di bawah ini dan source code nya juga ada di bawah.. cekidot

link video :  http://youtu.be/UFrYxscYb5Y